Rabu, 03 Juni 2009

Pendidikan Formal Vs Pendidikan Informal

Pagi hari menonton acara diskusi MetroTV soal pentingnya pendidikan, dan diskusi terbuka via telpon mengenai perlunya pendidikan tinggi, kaitannya dengan mahalnya biaya pendidikan tinggi saat ini, menampilkan beberapa contoh termasuk Bapak Sony Sugema, pengusaha bimbingan belajar, yang (saya baru tahu) ternyata tidak sempat lulus karena keterbatasan biaya dahulu ketika mengenyam pendidikan tinggi.
pada pembicaran diskusi, sang narasumber menekankan pendapatnya tentang disiplin diri, yang dimana disiplin diri kita peroleh sejak kita lahir, dalm lingkungan keluarga.
dalam pelajaran sosiologi yang kita pelajari sewaktu kita duduk dibangku SMA kelas X, kita mengetahui ada 2 pendidikan yang secara tidak langsung telah kita lakukan, yakni pendidikan formal dan informal.
pendidikan formal adalah pendidikan kita yang dinaungi instansi instansi pendidikan yang ada, seperti yang kita lakukan dari pagi hingga siang. datang ke sekolah mendengarkan ajaran dari guru tentang ilmu pengetahuan, dan berbagai hal yang belum kita mengerti.
pendidikan informal, yakni pendidikan yang kita peroleh dari lingkungan sekitar, keluarga, yang dimana tidak ada instansi instansi tertentu yang menaunginya.
kedua pendidikan ini sangatlah penting dan saling melengkapi. didalam keluarga, lingkungan, kita diajarkan bagaimana kebiasaan kebiasaan yang baik, yang kebiasaan itu tidak kita pelajari dibangku sekolah. dan demikian juga pendidikan formal memberikan wawasan kepada kita tentang ilmu pengetahuan yang mungkin tidak kita dapatkan dalam pendidikan informal.
lantas, bagaimana tentang anak yang tidak mengenyam pendidikan secara formal (home schooling). dalam home proses belajar home schooling, lebih ditekankan kepada akhlak, namun kita juga mendapatkan pendidikan yang semestinya kita dapatkan di pendidikan formal. buktinya siswa home schooling juga bisa mengikuti ujian yang diselenggarakan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
sayang, di era modern seperti ini, masih banyak saudara saudara kita yang belum bisa mendapatkan pendidikan formal secara layak, mereka mungkin hanya mendapatkan pelajaran yang didapat dari bangku sekolah melalui buku buku bekas yang mereka dapat. bahkan, tidak jarang ditemui anak anak yang buta huruf.
pendidikan formal versus pendidikan nonformal, keduanya penting, dan hasilnyapun seri. pendidikan formal mengacu kepada prospek kerja kita, pendidikan informal mengacu kepada akhlak mulia yang kita miliki.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mengenai Saya

Foto saya
Perkenalkan nama saya Faly Arnando... Saya hanyalah orang yang tak lebih dari kebanyakan orang yang hobi IT... ^_^